Ringkasan Berita
• Muswil IV KKST Papua momen konsolidasi organisasi, pemilihan kepemimpinan 2026-2031, penyusunan program kerja.
• Penguatan peran KKST dalam harmonisasi sosial serta pembangunan masyarakat di Papua.
• Menegaskan komitmen organisasi melahirkan kepemimpinan berintegritas.
KERUKUNAN Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Papua, menggelar Musyawarah Wilayah IV di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Kegiatan bertema “Membangun sinergi, melahirkan pemimpin yang berintegritas di era digital”, ini dihadiri perwakilan empat paguyuban dan utusan dari sejumlah kabupaten, antara lain Sarmi, Mambramo, Biak, Yapen, Waropen, Keerom, dan Jayapura.
Agenda Muswil IV mencakup pemilihan ketua periode 2026–2031, penyusunan program kerja, serta penguatan tali persaudaraan antarkelompok.
Proses pemilihan ketua diikuti lima kandidat yang dinyatakan resmi maju, yaitu Dr. H. Firdaus Failu, SE, MM, La Kaimudin, SE, M.Si, Drs. Laode Safaati Syaifudin, M.Pd, Rahadin, S.AP, dan Laode Arifin, S.Pd, MA.
“Tujuan musyawarah ini adalah menegaskan komitmen organisasi untuk melahirkan kepemimpinan yang berintegritas serta menyusun program kerja yang konkret dan bermanfaat bagi anggota dan masyarakat,” ujar Sekretaris panitia, Abdul Naim, S.Pd.
Penanggung jawab Muswil IV, H. Muslih, S.H., M.Hum, mengingatkan seluruh kandidat agar meluruskan niat dan menunjukkan konsistensi dalam komitmen berorganisasi.
Ia berharap tema Muswil dijadikan pegangan bagi ketua terpilih untuk menjalankan amanah dengan profesionalitas dan integritas.
“Kami berharap pemimpin terpilih mampu memimpin dengan hati dan bertanggung jawab atas semua program yang disepakati,” ujar Muslih.

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Dr. Andry, S.IP., M.Si, mewakili Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri. Dr. Andry menekankan peran KKST sebagai wadah penting dalam memperkuat harmonisasi sosial dan menjadi jembatan antar kelompok masyarakat di Papua.
“Pemerintah Provinsi Papua berharap pengurus KKST mengutamakan kepentingan organisasi, bermusyawarah, dan mengambil keputusan yang memperkuat persatuan,” ujar Andry.
Wakil Ketua Umum II KKST, Dr. H. Hasmi, MM, mewakili Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat KKST H. Ali Mazi, SH, berharap Muswil IV menghasilkan keputusan yang menjadi landasan hukum dan acuan program kerja organisasi ke depan.
Selain itu, musyawarah ini juga menjadi forum evaluasi dan perumusan program yang memperkuat posisi KKST sebagai organisasi yang dihormati karena sikap dan tanggung jawabnya.
Beberapa poin penting yang diusulkan selama Muswil meliputi penguatan solidaritas dan kepedulian antaranggota, peningkatan hubungan dengan pemerintah daerah dan organisasi lain.
Serta, pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan kewirausahaan, serta penegakan etika, disiplin, dan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan KKST.
“KKST diharapkan mampu mewujudkan program kerja nyata yang memberi manfaat luas bagi komunitas,” ujar Hasmi.
(La Ramah)











