Ringkasan Berita
• Program harus berakar pada data hasil evaluasi pembelajaran dan capaian rapor pendidikan agar intervensi tepat sasaran.
• Perencanaan berbasis data diyakini memastikan alokasi sumber daya dan program pembelajaran mampu meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
• Sekolah didorong mengembangkan prestasi tidak hanya di olahraga populer seperti futsal, tetapi juga akademik dan seni, termasuk O2SN dan FLS2N, agar berpeluang memperoleh BOS Prestasi.
SMP YPPK Teruna Mulia Jayapura, Kota Jayapura, Papua, menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) untuk tahun 2027.
Kegiatan dilaksanakan Jumat, 23 Oktober 2026, di lingkungan sekolah dengan tema “Perencanaan Berbasis Data untuk Peningkatan Mutu Pendidikan yang Berkelanjutan”.
Peserta adalah seluruh guru, staf tata usaha, perwakilan orang tua murid, komite sekolah, perwakilan kelas, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura.

Kepala Bidang SMP Disdikbud Kota Jayapura, Purnama Sinaga, S.Pd., M.M.Pd, menekankan pentingnya sinkronisasi program dengan visi-misi sekolah.
Sehingga, setiap program yang direncanakan harus berakar pada data hasil evaluasi pembelajaran dan capaian rapor pendidikan agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran.
“Perencanaan berbasis data memastikan alokasi sumber daya dan program pembelajaran dapat meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan,” ujar Purnama.
Dinas Pendidikan mengapresiasi SMP YPPK Teruna Mulia karena meraih penghargaan BOS Kinerja terbaik.
Namun, penghargaan diminta menjadi pemacu untuk terus meningkatkan capaian akademik dan nonakademik.
Selain itu, sekolah didorong mengembangkan prestasi tidak hanya di olahraga populer seperti futsal, tetapi juga akademik dan seni.
Termasuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), agar berpeluang memperoleh BOS Prestasi.
Dinas Pendidikan juga menegaskan agar sekolah menyelesaikan perbaikan RKAS sesuai rekomendasi yang tercantum dalam rapor pendidikan dan hasil evaluasi guru pada tahun pembelajaran sebelumnya.
Fokus perbaikan diarahkan pada pencapaian literasi dan numerasi, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan program ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan potensi murid.
“Kembangkan bakat dan minat murid secara seimbang antara akademik, olahraga, dan seni,” ujar Purnama.

Kepala SMP YPPK Teruna Mulia, Petrus Salestinus Koli, S.Fil, menjelaskan dokumen yang telah disusun akan menjadi dasar penyusunan anggaran dan program kerja tahun depan.
Namun, RKT dan RKAS yang sudah disusun akan dipresentasikan kepada yayasan untuk mendapat persetujuan dan masukan final.
Keterlibatan orang tua dan komite sekolah dinilai penting agar rencana responsif terhadap kebutuhan murid dan komunitas sekolah.
“Perencanaan berbasis data membantu sekolah menentukan prioritas, seperti program remedial literasi dan numerasi, penguatan karakter, dan keterampilan vokasional,” ujar Petrus.
(La Ramah)











