Ringkasan Berita
• Selain berkompetisi, motivasi tim adalah membawa nama baik sekolah dan daerah, menampilkan kualitas seni, semangat persahabatan antarwilayah, serta memperkenalkan nilai-nilai positif pelajar Papua.
• Festival ini menjadi panggung pertukaran budaya dan karya bagi sekolah/kelompok seni dari wilayah Melanesia.
• Marching band merupakan ekstrakurikuler unggulan yang rutin berlatih intensif, tidak hanya pada teknik dan koreografi tetapi juga disiplin, kerja sama tim, dan tanggung jawab.
TIM marching band SMA Negeri 4 Jayapura, Gita Pranada Wiyata, berangkat menuju Kabupaten Biak untuk ikut serta dalam Festival Biak Melanesia 2026, yang digelar tanggal 19 s.d 21 Oktober 2026.
Penekanan pada pesan positif, seperti persatuan, toleransi, dan semangat juang terus disisipkan dalam setiap penampilan. Motivasi tim selain berkompetisi adalah membawa nama baik sekolah dan daerah.
Kontingen SMAN 4 Jayapura bertolak dari Pelabuhan Jayapura, Sabtu, 17 Oktober 2026, untuk menampilkan kualitas seni, semangat persahabatan antarwilayah, dan memperkenalkan nilai-nilai positif yang dibawa pelajar Papua ke panggung regional.
Kontingen Gita Pranada Wiyata terdiri dari 97 murid dan 20 official, serta didampingi 16 anggota komite sekolah dan orang tua murid.

Sekaligus menunjukkan kesiapan dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan pihak terkait untuk mendukung partisipasi murid di event bergengsi tersebut.
Rombongan berangkat menggunakan Kapal Sinabung sebagai moda transportasi, yang dipandang efisien dan aman untuk menyeberangkan rombongan dalam jumlah besar.
Sebagai salah satu ekstrakurikuler unggulan di SMA Negeri 4 Jayapura, marching band telah rutin berlatih intensif.
Latihan ini tidak hanya fokus pada teknik dan koreografi, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama tim, dan rasa tanggung jawab kepada para murid.
Para pelajar siap menampilkan repertoar yang mencerminkan kekayaan budaya Papua, dikemas dalam aransemen marching band yang dinamis dan atraktif.

Tidak hanya menunjukkan kemampuan musik dan koreografi terbaik, tetapi juga membawa semangat persahabatan serta nilai-nilai kebangsaan dan kearifan lokal Papua.
Partisipasi SMAN 4 Jayapura di festival ini merupakan kesempatan emas bagi murid untuk belajar berinteraksi dengan pelajar dari daerah lain, memperluas wawasan, dan membangun jejaring seni-kultural.
Karena, Festival Biak Melanesia 2026 menjadi panggung bagi sekolah dan kelompok seni dari wilayah Melanesia untuk saling bertukar budaya dan berkarya.
“Kesempatan ini bukan hanya untuk bersaing, tetapi juga untuk memperkenalkan dan menguatkan citra positif generasi muda Papua di level regional,” ujar Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd, dalam rilisnya di Jayapura.
(La Ramah)











