5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP

Sabtu, 31 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung menandatangani komitmen untuk memperkuat Posyandu usai Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Penerapan Enam SPM pada Posyandu ILP, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung menandatangani komitmen untuk memperkuat Posyandu usai Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Penerapan Enam SPM pada Posyandu ILP, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ringkasan Berita

• Posyandu harus memiliki data ibu hamil, ibu melahirkan, bayi/balita, remaja, usia produktif, dan lanjut usia untuk menyesuaikan layanan agar merata, responsif, dan berkelanjutan.

• Enam SPM yang menjadi fokus adalah kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibumlinmas, dan sosial.

• Penandatanganan melibatkan Dinas Kesehatan Kota Jayapura, pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung sebagai bentuk sinergi lintas sektor.

 

LIMA distrik di Kota Jayapura, Papua, menandatangani komitmen untuk memperkuat Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Penandatanganan dilakukan pada Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Penerapan Enam SPM pada Posyandu ILP di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Lima distrik yang terlibat adalah Abepura, Heram, Muara Tami, Jayapura Utara, dan Jayapura Selatan.

Kepala Dinkes Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, M.M, menyampaikan sambutan pada penutupan pertemuan advokasi dan koordinasi penerapan enam SPM pada Posyandu ILP Kota Jayapura, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Penandatanganan melibatkan Dinas Kesehatan Kota Jayapura, pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam memperkuat layanan dasar di tingkat masyarakat.

Baca Juga :  Perayaan 34 tahun PTAM Robongholo Nanwani: Dari mini soccer hingga penanaman pohon dan kepedulian sosial

Posyandu ILP merupakan transformasi Posyandu dari layanan kesehatan ibu dan anak menjadi pusat layanan terintegrasi bagi seluruh siklus hidup.

Enam SPM yang menjadi fokus mencakup kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial.

Adapun lima komitmen tersebut, pertama mendukung penuh transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang mengintegrasikan enam SPM melalui pendekatan ILP.

Dinas Kesehatan Kota Jayapura bersama pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung berpose bersama usai Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Penerapan Enam SPM pada Posyandu ILP, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Kedua, mengoptimalkan peran Tim Pembina Posyandu di tingkat distrik serta kampung/kelurahan untuk melakukan pembinaan, pemantauan, dan evaluasi secara berkala.

Ketiga, mengalokasikan dan mengawal anggaran melalui APBD dan APB Kampung/Dana Desa/Kampung untuk sarana prasarana, operasional Posyandu, serta insentif kesejahteraan kader.

Baca Juga :  Kota Jayapura juara umum GSI tingkat Provinsi Papua

Keempat, meningkatkan kapasitas kader agar memiliki 25 keterampilan dasar kader kesehatan serta mampu melaksanakan lima langkah hari buka Posyandu dan kunjungan rumah.

Kelima, membangun sistem rujukan dan pelaporan jejaring yang cepat dan terintegrasi dari tingkat dusun, RT/RW, Posyandu, Puskesmas Pembantu (Pustu), hingga Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, M.M, menegaskan komitmen ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab demi masyarakat yang sehat, sejahtera, dan mandiri.

Penguatan Posyandu ILP memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan dasar secara lebih dekat, cepat, dan terpadu.

Dinas Kesehatan Kota Jayapura bersama pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung berpose bersama usai Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Penerapan Enam SPM pada Posyandu ILP, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Posyandu tidak lagi hanya menjadi tempat penimbangan balita, tetapi juga pintu masuk layanan lintas sektor bagi warga dari berbagai kelompok usia.

“Posyandu harus memiliki data, seperti ibu hamil, yang sudah melahirkan, bayi balita, remaja, usia produktif, dan lanjut usia,” drg. ujar Juliana.

Data tersebut menjadi dasar penting agar layanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, agar lebih merata, responsif, dan berkelanjutan.

Melalui pendataan siklus hidup, petugas dan kader diharapkan mampu mengidentifikasi kelompok rentan, mendeteksi masalah sejak dini, serta mengarahkan warga ke layanan yang tepat.

Saat ini terdapat 1.242 kader Posyandu yang tersebar di 223 Posyandu pada 39 kelurahan dan kampung di Kota Jayapura, kader menjadi garda terdepan dan prioritas peningkatan kompetensi.

 

(La Ramah)

Berita Terkait

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter
PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional
Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM
PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit
Wali Kota Jayapura rotasi pejabat OPD bersamaan dengan pelantikan Pj Sekda
Wali Kota Jayapura soroti kesenjangan realisasi fisik dan keuangan pada monitoring meja triwulan III
SMPN 2 Jayapura tanamkan cinta budaya dan bangsa lewat peringatan Sumpah Pemuda
582 murid SMAN 4 Jayapura ikuti TKA diharapkan tampil maksimal
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:52

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:50

5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:06

Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:26

PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit

Berita Terbaru

LT II Pramuka Muara Tami diikuti seluruh Gugus Depan di wilayah Kwartir Ranting Muara Tami pada upacara pembukaan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Muara Tami di SD Inpres 1 Koya Timur, Kota Jayapura, Kamis, 29 Oktober 2026. (XTIFA/Istimewa)

Ragam Berita

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:03

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mewakili Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, mencanangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional, dengan melepas balon gas di udara, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ragam Berita

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Okt 2026 - 19:52