Ringkasan Berita
• Pengawasan untuk memastikan standar pelaksanaan ujian sesuai ketentuan, memberi dukungan teknis, serta menjamin proses berjalan adil, tertib, dan bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan.
• TKA Sebagai bagian dari evaluasi kompetensi akademik murid dan persiapan menuju jalur perguruan tinggi.
• Materi ujian telah melalui proses pemadatan agar murid lebih memahami cakupan soal dan bisa fokus mencapai hasil maksimal.
SEBANYAK 582 murid kelas XII SMA Negeri 4 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, yang mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) diminta tampil maksimal agar mendapatkan nilai sempurna.
TKA dilaksanakan dari 27 s.d 31 Oktober 2026, sesebagai bagian dari evaluasi sekolah (kompetensi akademik murid), dan persiapan menuju jalur perguruan tinggi.
Mata uji TKA adalah Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, survei lingkungan belajar, mata pelajaran pilihan, dan survei karakter.
Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd, mengatakan materi yang diujikan telah melalui proses pemadatan sebagai bentuk persiapan, agar murid lebih memahami cakupan soal.
Proses pemadatan materi tersebut untuk membantu peserta menghadapi soal secara lebih fokus sehingga dapat mencapai hasil maksimal.

Secara teknis, sekolah menyiapkan sepuluh ruangan ujian dengan kapasitas 20 murid per ruang, sehingga setiap gelombang berlangsung dalam format satu gelombang tiga sesi.
Selain itu, keseluruhan TKA di SMA Negeri 4 dilaksanakan dalam empat gelombang untuk mengakomodasi seluruh peserta sebanyak 582 siswa.
Sekolah juga memanfaatkan empat laboratorium sebagai bagian dari sarana ujian dan persiapan materi.
Persiapan sarana dan prasarana menjadi perhatian utama, yaitu memastikan fasilitas memadai, perangkat ujian siap, serta ruang yang kondusif untuk pelaksanaan tes.
Serta, aspek kesiapan mental peserta juga mendapat perhatian, dengan program penguatan mental agar murid bisa mengerjakan soal dengan baik dan mencapai hasil optimal.
“Harapannya TKA berjalan lancar dan menghasilkan data evaluatif yang bisa dipakai untuk perbaikan pembelajaran dan persiapan murid menuju jenjang pendidikan tinggi,” ujar Widya, Selasa, 27 Oktober 2026.

Pengawasan pelaksanaan TKA dilakukan oleh Pengawas Pembina SMA/SMK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Dr. Kresencia Lesomar, S.Pd., M.Pd.
Dr. Kresencia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses evaluasi.
Pengawasan bertujuan memastikan standar pelaksanaan ujian sesuai ketentuan dan memberi dukungan teknis kepada sekolah.
“Kami hadir untuk memastikan proses berjalan adil, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan,” ujar Dr. Kresencia.
(La Ramah)











