Hari kedua workshop, guru SMA Negeri 4 Jayapura praktik langsung susun silabus dan teknik pembelajaran mendalam

Kamis, 16 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemaparan program kerja wali kelas workshop penguatan ekosistem pendidikan di SMA Negeri 4 Jayapura, Kamis, 16 Juli 2026. (XTIFA/Istimewa)

 

Ringkasan Berita

• Memastikan kesesuaian (alignment) yang solid antara materi pokok, metode pembelajaran, dan instrumen penilaian agar dokumen pembelajaran berorientasi kompetensi.

• Hari kedua tidak hanya berisi teori, tetapi menekankan pada praktik langsung bagi guru dalam menyusun silabus dan menerapkan teknik pembelajaran mendalam (deep learning) sesuai Kurikulum Merdeka.

• Dalam kerja kelompok, guru secara spesifik melakukan kajian kompetensi inti dan dasar, penyusunan tujuan pembelajaran, penentuan materi pokok, pemilihan metode pembelajaran aktif, serta perancangan teknik penilaian berbasis kompetensi (valid dan autentik).

 

 

HARI kedua workshop penguatan ekosistem pendidikan yang digelar SMA Negeri 4 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, menekankan praktik langsung bagi guru dalam menyusun silabus dan menerapkan teknik pembelajaran mendalam sesuai Kurikulum Merdeka.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja itu merupakan rangkaian dari workshop tiga hari, dari 15 s.d 17 Juli 2026, dan pada Kamis, 16 Juli 2026, peserta fokus memperkuat kapasitas profesional melalui kerja kelompok sesuai Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Baca Juga :  Keluarga besar SMPN 9 Jayapura peringati Maulid Nabi dengan bakti sosial di Panti Asuhan Arso 10

Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd., mengatakan workshop ini merupakan upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan kesiapan guru mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara efektif.

Menurut Widya, kemampuan guru dalam merancang silabus yang berfokus pada kompetensi dasar murid dan menyelaraskan metode serta instrumen penilaian untuk mencapai tujuan kurikulum.

“Penyusunan silabus yang baik akan menjadi fondasi bagi terciptanya pembelajaran yang bermakna dan relevan bagi murid. Oleh karena itu, hari kedua kami manfaatkan untuk praktik langsung sehingga guru tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya pada mata pelajaran masing-masing,” ujar Widya.

Widya menjelaskan, setiap MGMP bekerja secara mandiri untuk menyusun atau merevisi dokumen silabus dan perangkat pembelajaran lain yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan murid.

Menurutnya, pendekatan ini memberi ruang bagi guru untuk bertukar pengalaman, mengadaptasi strategi pembelajaran efektif, dan menyusun penilaian berbasis kompetensi.

Baca Juga :  50 guru SMAN 4 Jayapura ikuti simulasi UKBI Adaptif

“Mereka melakukan kajian terhadap kompetensi inti dan dasar, menyusun tujuan pembelajaran, menentukan materi pokok, memilih metode pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa, serta merancang teknik penilaian yang mampu mengukur capaian kompetensi secara valid dan autentik,” ujar Widya.

Selain materi teknis, workshop ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antar guru, peran tenaga kependidikan, dan dukungan mitra dalam memperkuat ekosistem pendidikan di sekolah.

Sehingga, tidak hanya menghasilkan dokumen pembelajaran yang lebih berkualitas, tetapi juga mendorong perubahan praktik pembelajaran di kelas.

Serta, mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih bermakna, relevan, dan mampu membekali murid dengan kompetensi yang dibutuhkan di era modern.

Selain itu, membantu guru membangun dokumen pembelajaran yang berorientasi kompetensi serta memastikan kesesuaian antara materi, metode pembelajaran, dan instrumen penilaian.

“Kami ingin para guru tidak hanya memahami konsep Kurikulum Merdeka, tapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam dokumen dan praktik pembelajaran yang konkret,” ujar Widya.

(La Ramah)

Berita Terkait

LT-II Kwarcab Kota Jayapura dorong lahirnya Pramuka berkarakter kuat dan berintegritas
LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter
PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional
5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP
Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM
PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit
Wali Kota Jayapura rotasi pejabat OPD bersamaan dengan pelantikan Pj Sekda
Wali Kota Jayapura soroti kesenjangan realisasi fisik dan keuangan pada monitoring meja triwulan III

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:58

LT-II Kwarcab Kota Jayapura dorong lahirnya Pramuka berkarakter kuat dan berintegritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:52

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:50

5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:06

Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM

Berita Terbaru

LT II Pramuka Muara Tami diikuti seluruh Gugus Depan di wilayah Kwartir Ranting Muara Tami pada upacara pembukaan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Muara Tami di SD Inpres 1 Koya Timur, Kota Jayapura, Kamis, 29 Oktober 2026. (XTIFA/Istimewa)

Ragam Berita

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:03

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mewakili Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, mencanangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional, dengan melepas balon gas di udara, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ragam Berita

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Okt 2026 - 19:52