Kondologit minta dana Bosda disalurkan langsung ke murid tanpa potongan

Senin, 19 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Murid SMP Negeri 2 Jayapura didampingi orang tua menerima dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah 2026, Senin, 19 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Murid SMP Negeri 2 Jayapura didampingi orang tua menerima dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah 2026, Senin, 19 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ringkasan Berita

• Dana Bosda digunakan untuk membantu biaya pendidikan, seperti uang komite, sekolah, seragam, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan personal lainnya.

• Orang tua meminta dana Bosda langsung diberikan kepada murid, tidak dipotong lebih dahulu untuk keperluan sekolah.

• Penyaluran Bosda di SMPN 2 Jayapura diapresiasi, karena sekolah telah menyosialisasikan mekanisme penyaluran dan pemanfaatan bantuan kepada orang tua.

 

 

PENYALURAN dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) 2026 di SMP Negeri 2 Jayapura mendapat apresiasi dari orang tua murid.

Namun, orang tua murid meminta dana Bosda langsung diberikan kepada murid dan tidak dipotong lebih dahulu untuk keperluan di sekolah.

Jika dana langsung dipotong, tujuan Bosda untuk membantu anak bisa tidak tercapai. Selain itu, bantuan yang langsung diterima murid akan lebih mudah digunakan sesuai kebutuhan pendidikan.

“Juknis Bosda lebih baik diarahkan agar Bosda diberikan kepada anak. Untuk keperluan di sekolah seperti tunggakan bisa nanti di belakang,” ujar salah satu orang tua murid SMPN 2 Jayapura, Kondologit saat menghadiri penyaluran Bosda, Senin, 19 Oktober 2026.

Baca Juga :  389 murid baru SMPN 2 Jayapura dilepas dengan semangat "Generasi Emas"
Murid SMP Negeri 2 Jayapura didampingi orang tua menerima dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah 2026, Senin, 19 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Meski Bosda sangat membantu murid dan orang tua, kebijakan itu dinilai orang tua sangat penting, agar bantuan benar-benar dirasakan murid dan keluarga.

Di sisi lain, penyaluran Bosda di SMPN 2 Jayapura mendapat apresiasi karena pihak sekolah sudah menyosialisasikan kepada orang tua.

Sosialisasi dinilai penting agar orang tua memahami mekanisme penyaluran dan pemanfaatan bantuan. Ia berharap sekolah lain juga menempuh langkah serupa.

“Saya berharap penyaluran Bosda 2026 transparan dan tepat sasaran,” ujar Komdologit.

Kepala SMP Negeri 2 Jayapura, Dorthea Carolien Enok, S.Pd., mengatakan Bosda 2026 berasal dari dana Otsus, sebagai sumber pembiayaan.

Penerima sebanyak 535 murid kelas 7, 8, dan 9. Murid Papua asli umum menerima sebesar Rp879 ribu, sedangkan murid OAP Port Numbay menerima sebesar Rp1,5 juta.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Papua serahkan nursery ground ke Prodi Biologi UOGP

“Semua penerima sudah terdaftar di dana pokok pendidikan. Pendataan yang rapi membuat penyaluran lebih tertib,” ujar kepala sekolah.

Pembagian dana Bosda untuk murid kelas 7 sudah dimulai tanggal 9 Oktober. Pembagian untuk kelas 8 dijadwalkan 19 sampai 23 Oktober, sedangkan kelas 9 pada 26 sampai 30 Oktober.

Murid SMP Negeri 2 Jayapura didampingi orang tua menerima dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah 2026, Senin, 19 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Jadwal itu dibuat untuk memudahkan tim Bosda dalam menyalurkan bantuan. Dengan jadwal per tingkat, antrean penerima dapat dikendalikan.

Bosda digunakan untuk membantu biaya pendidikan murid, termasuk pembayaran uang komite, sekolah, pengadaan seragam, perlengkapan sekolah, serta kebutuhan personal lainnya.

Dana langsung diterima murid. Setelah menerima uang, sekolah langsung mengarahkan murid ke koperasi sekolah.

Sekolah mengarahkan pembelian kebutuhan belajar melalui koperasi agar penggunaan dana lebih terarah.

“Harapan kami pihak sekolah dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk keperluan pendidikan anak baik baju, sepatu, dan lain-lain yang menjadi tanggung jawab orang tua sudah diringankan oleh pemerintah. Jadi, mohon sekiranya orang tua bisa benar-benar menyalurkan untuk pemanfaatan keperluan anak, jangan disalahgunakan,” ujar kepala sekolah.

 

(La Ramah)

Berita Terkait

Kejari Jayapura sambut baik yustisi KTP-el dari Pemkot Jayapura
Dukcapil Jayapura luncurkan aplikasi Pace Mace Generasi V ABR bersamaan dengan operasi yustisi KTP-el
LT-II Kwarcab Kota Jayapura dorong lahirnya Pramuka berkarakter kuat dan berintegritas
LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter
PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional
5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP
Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM
PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:06

Kejari Jayapura sambut baik yustisi KTP-el dari Pemkot Jayapura

Senin, 2 November 2026 - 15:01

Dukcapil Jayapura luncurkan aplikasi Pace Mace Generasi V ABR bersamaan dengan operasi yustisi KTP-el

Minggu, 1 November 2026 - 19:58

LT-II Kwarcab Kota Jayapura dorong lahirnya Pramuka berkarakter kuat dan berintegritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:52

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Berita Terbaru

LT II Pramuka Muara Tami diikuti seluruh Gugus Depan di wilayah Kwartir Ranting Muara Tami pada upacara pembukaan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Muara Tami di SD Inpres 1 Koya Timur, Kota Jayapura, Kamis, 29 Oktober 2026. (XTIFA/Istimewa)

Ragam Berita

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:03

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mewakili Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, mencanangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional, dengan melepas balon gas di udara, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ragam Berita

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Okt 2026 - 19:52