Ringkasan Berita
• Maulid menjadi momentum mensyukuri nikmat Tuhan. Nilai akhlak mulia Rasulullah perlu ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat. Akhlak Nabi Muhammad adalah modal utama membangun kedamaian dan keharmonisan Kota Jayapura.
• Kader PKK diharapkan menebar kebaikan, menjaga persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial. Toleransi antar umat beragama harus diperkuat.
• Keragaman di Kota Jayapura harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan. Kader PKK berperan penting menyebarkan sikap saling menghormati dan kerja sama lintas agama demi kesejahteraan bersama.
TIM Penggerak PKK Kota Jayapura memperingati maulid nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa, 22 September 2026.
Acara yang menandai peringatan 12 Rabiul Awal sebagai hari lahirnya nabi Muhammad mengangkat tema “Meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, bersama kader PKK menebar kebaikan dan kedamaian menuju Kota Jayapura yang maju, mandiri, dan sejahtera”.
Acara maulid diisi dengan rangkaian kegiatan religi dan sosialisasi nilai-nilai kebajikan, termasuk pembacaan selawat, tausiyah tentang akhlak Muhammad SAW.
Kegiatan ini dihadiri tokoh masyarakat, unsur organisasi wanita, dan pimpinan organisasi daerah di lingkungan serta Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M.
Ketua TP PKK Kota Jayapura, Ny. Nerlince Wamuar Rollo, S.E., M.Pd., menegaskan peringatan Maulid menjadi momentum bagi warga untuk mensyukuri nikmat Tuhan serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat.
“Akhlak Nabi Muhammad adalah modal utama untuk membangun kedamaian dan keharmonisan di Kota Jayapura. Dengan meneladani beliau, kita diharapkan mampu menebar kebaikan, menjaga persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujar Nerlince.
Kesempatan tersebut, Nerlince mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat untuk memperkuat nilai toleransi antar umat beragama.
Ia juga mengatakan keragaman di Kota Jayapura harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.
“Kader PKK mempunyai peran penting dalam menyebarkan sikap saling menghormati dan bekerja sama lintas agama demi tercapainya kesejahteraan bersama,” ujar Nerlince.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif TP PKK dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang sekaligus membawa pesan sosial dan kebangsaan.
Wali kota mengingatkan pentingnya membangun hubungan baik antarwarga sebagai fondasi pembangunan kota.
“Bangunlah hubungan baik antar sesama, karena dari hubungan yang baik akan lahir kerja sama yang produktif untuk kemajuan kota,” ujar wali kota.
Wali kota berharap peringatan maulid ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi gerakan nyata melalui program-program PKK yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Seperti pemberdayaan keluarga, pendidikan karakter, dan layanan sosial dengan menempatkan akhlak sebagai landasan, agar Kota Jayapura semakin maju, mandiri, dan sejahtera dalam bingkai kerukunan.
(La Ramah)











