Ringkasan Berita
• GMAHK Wilayah Abepura bekerja sama dengan Pemerintahan Kampung Holtekamp menggelar kursus membaca dan Bahasa Inggris gratis.
• Kursus bertujuan meningkatkan literasi dan numerasi sejak dini, memperkenalkan kosakata dasar Bahasa Inggris, serta menjadi wujud peran gereja dalam mendukung pendidikan masyarakat, khususnya membantu menuntaskan buta aksara, mencegah kesulitan belajar, dan menekan angka putus sekolah.
• Kegiatan didukung pemerintah dan dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar. Pendidikan disebut tanggung jawab bersama pemerintah, sekolah, keluarga, gereja, dan masyarakat.
GEREJA Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Wilayah Abepura, bekerja sama dengan Pemerintahan Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, menggelar kursus membaca dan Bahasa Inggris gratis.
Kegiatan berlangsung di GSG Abraham Merauje, Rabu, 4 November 2026, selama tiga minggu atau 21 hari ini diikuti 60 anak jenjang kelas 1-3 Sekolah Dasar.
Peserta kursus merupakan anak-anak dari Port Numbay atau Kota Jayapura, khususnya dari dua kampung, yaitu Kampung Holtekamp dan Kampung Nafri.
Program ini dirancang bukan hanya untuk jemaat gereja, tetapi juga untuk masyarakat luas yang membutuhkan bimbingan belajar tambahan.

Kursus membaca bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak sejak usia dini, seperti mengenal huruf, menyusun kata, memahami bacaan, serta mengembangkan minat belajar.
Sementara, kursus Bahasa Inggris agar memperkenalkan kosakata dasar dan keterampilan berkomunikasi sederhana yang dapat menjadi bekal mereka di sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi wujud peran gereja dalam mendukung kemajuan Kampung Holtekamp bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Khususnya membantu menuntaskan buta aksara, mencegah kesulitan belajar, serta menekan angka putus sekolah di wilayah tersebut.

Mewakili GMAHK Wilayah Abepura, Uria Wopari, S.H, berharap agar peserta kursus gratis memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh.
Sekretaris Kampung Holtekamp, Elke Elisabeth Boyar, S.H, mengatakan kursus ini memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama keluarga yang ingin anak-anaknya memperoleh tambahan pembelajaran tanpa biaya.
Diharapkannya, orang tua terus mendampingi anak-anak mereka, baik saat mengikuti kursus maupun ketika berlatih di rumah, agar hasil pembelajaran lebih optimal.
Gembala GMAHK Wilayah Abepura, Pdt. Adie Alfrets Lantu, M.Fil, menegaskan pendidikan anak merupakan bagian penting dari pelayanan gereja kepada masyarakat.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik anak, tetapi juga menumbuhkan semangat, disiplin, dan kepercayaan diri mereka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, mengatakan kegiatan sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan dasar.
Ia menekankan, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, keluarga, gereja, dan masyarakat.
Rocky menambahkan, penguatan literasi dan numerasi sejak jenjang kelas awal sangat penting.
Menurutnya, anak yang mampu membaca dengan baik akan lebih mudah memahami pelajaran lain.
Sementara kemampuan numerasi membantu anak berpikir logis dan menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
(La Ramah)











