Ringkasan Berita
• Semua pihak diajak memperkuat kolaborasi, terutama dalam aksi donor darah sebagai wujud kontribusi nyata untuk menyelamatkan nyawa.
• Makna HUT ke-81 sebagai momentum refleksi dan aksi; tema “Peduli, Bergerak, Bersama” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan terlibat dalam kerja kemanusiaan.
• PMI menjadi mitra terpercaya dalam penanggulangan bencana dan pelayanan darah.
PALANG Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura memperingati HUT ke-81 sekaligus sosialisasi aksi donor darah di Grand Tabi Hotel Jayapura, Sabtu, 19 September 2026.
Mengusung tema “Peduli, Bergerak, Bersama”, kegiatan ini dihadiri dewan kehormatan PMI Kabupaten Merauke, pengurus, relawan, mitra.
Kesempatan itu, PMI memberikan penghargaan kepada orang yang telah mendonorkan darah sebanyak 25 kali sebagai apresiasi atas dedikasi dan kesetiaan pendonor dalam membantu sesama.
Ketua Dewan Kehormatan PMI Kota Jayapura, R.D. Siahaya, mengatakan semua kegiatan kemanusiaan dilayani dalam pandangan peduli.
Menurutnya, kepalangmerahan harus menjadi bagian dari kehidupan bersama.
Ke depan, lanjutnya, PMI Kota Jayapura akan lebih mengimplementasikan nilai-nilai kepalangmerahan dan bermitra dengan pemerintah untuk mendukung program kemanusiaan.
“Semangat HUT ke-81 tidak berhenti pada seremonial, tetapi mendorong aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Siahaya.
Siahaya menambahkan, rangkaian kegiatan HUT ke-81 juga diisi pelatihan siaga bencana berbasis masyarakat.
Menurutnya, pelatihan ini penting mengingat Kota Jayapura dan wilayah Papua memiliki potensi risiko bencana, baik gempa, banjir, tanah longsor, maupun bencana lainnya.
Melalui pelatihan, warga diajak meningkatkan kesiapsiagaan, mengenali risiko, dan melakukan tindakan awal saat bencana terjadi.
“PMI berharap pelatihan itu memperkuat kapasitas komunitas sehingga masyarakat lebih mandiri dan tangguh menghadapi situasi darurat,” ujar Siahaya.

Ketua PMI Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., menegaskan PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang solid, responsif, dan peduli. Tiga nilai itu menjadi fondasi organisasi dalam melayani masyarakat.
“Soliditas pengurus dan relawan, respons cepat terhadap kebutuhan, serta kepedulian terhadap sesama menjadi kunci keberhasilan kerja kemanusiaan,” ujar Rustan.
Rustan juga mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi, terutama dalam aksi donor darah karena donor darah rutin adalah kontribusi nyata yang dapat menyelamatkan nyawa.
“HUT ke-81 menjadi momentum refleksi dan aksi. Tema “Peduli, Bergerak, Bersama” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk terlibat dalam kerja-kerja kemanusiaan,” ujar Rustan.
Selain itu, PMI mengajak masyarakat rutin mendonorkan darah karena satu kantong darah dapat menyelamatkan nyawa, dan menjadi mitra terpercaya dalam penanggulangan bencana serta pelayanan darah.
(La Ramah)











