Ringkasan Berita
• Mempromosikan produk IKM asli Kota Jayapura mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing, serta memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
• Pameran produk diikuti puluhan perajin binaan yang memamerkan produk unggulan berupa kerajinan, makanan olahan, dan produk kreatif bernuansa kearifan lokal.
• Lomba menggambar untuk murid SD kelas 1 s.d 3 dengan tema kemerdekaan dan budaya Papua, lomba makan kerupuk, kursi duduk, dan sumpit target, serta layanan publik dari Dukcapil, SAMSAT, dan PMI Kota Jayapura.
HARI kedua Festival Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Jayapura, Papua, berlangsung meriah di Terminal Entrop, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Gelaran yang digelar oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura bersama Dekranasda itu menampilkan beragam aktivitas.
Tujuannya untuk mempromosikan produk IKM asli Papua khususnya Kota Jayapura sekaligus memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Mengusung tema “Festival IKM Merdeka, Ekonomi Berdaya, Indonesia Jaya”, kegiatan yang digelar sejak 21 Agustus dan akan berlangsung sampai 23 Agustus 2026 ini diramaikan pameran produk unggulan IKM.
Puluhan pelaku usaha, khususnya perajin dan produsen asli Papua binaan Disperindagkop dan UKM serta Dekranasda, memajang kerajinan, makanan olahan, dan produk kreatif yang menggambarkan kearifan lokal dan potensi ekonomi daerah.
Selain pameran produk, penyelenggara menghadirkan layanan publik terpadu untuk mempermudah masyarakat.
Unit layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), SAMSAT, dan Palang Merah Indonesia (PMI) membuka stan informasi dan layanan yang mendapat respon positif pengunjung.
Kehadiran layanan ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan administratif sekaligus memaksimalkan kunjungan warga ke festival.
Suasana semakin hidup dengan rangkaian lomba yang digelar untuk berbagai kalangan. Sesi lomba menggambar kategori siswa SD kelas 1 s.d 3 diisi antusias peserta kecil yang menampilkan karya bertema kemerdekaan dan budaya Papua.
Untuk umum, pengunjung dapat menyaksikan lomba makan kerupuk, lomba kursi duduk, dan lomba sumpit target yang mengundang tawa dan semangat persaingan sehat antar peserta.
Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Dr. Alberto Fred Itaar, S.IP., M.Si., menyatakan penyelenggaraan festival dimaksudkan sebagai sarana promosi pemasaran, pengembangan usaha, serta peningkatan daya saing produk IKM.
“Melalui event ini kami berharap produk-produk lokal semakin dikenal dan transaksi penjualan meningkat, sehingga pelaku IKM memiliki akses pasar yang lebih luas,” ujar Dr. Itaar.
(La Ramah)











