Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, S.Sos, M.Si, mendampingi Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H menyerahkan bantuan paket usaha, Rabu, 24 Juni 2026. (XTIFA/Istimewa)
Ringkasan Berita
• Mendorong kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan menumbuhkan ekonomi kerakyatan di ibu kota Provinsi Papua.
• Bantuan diharapkan menjadi modal awal produktif yang jika berkembang akan mendapatkan pembinaan lanjutan, serta menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi.
• Program ini merupakan bagian dari fasilitasi pengembangan ekonomi masyarakat dalam kerangka Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026.
PEMERINTAH Kota Jayapura melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan usaha ekonomi produktif kepada 44 warga sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Penyerahan bantuan yang merupakan program fasilitasi pengembangan ekonomi masyarakat dalam kerangka Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2026 ini berlangsung di dua lokasi, yaitu kawasan Angkasa dan Base G, Rabu, 24 Juni 2026.
Bantuan diserahkan langsung Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, kepada para penerima manfaat yang telah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Jayapura tersebut disambut antusias oleh warga penerima dan masyarakat setempat yang turut hadir menyaksikan prosesi penyerahan.
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan program bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi modal awal yang produktif bagi warga untuk mengembangkan usaha.
“Kalau usaha mereka berkembang dan memberikan hasil yang baik, tentu akan terus dikembangkan. Harapan kami, bantuan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk semakin mandiri secara ekonomi,” ujar Wali Kota Abisai Rollo melalui rilis Humas Pemkot Jayapura.
Ia juga berharap, program yang digagas Dinas Sosial Kota Jayapura ini secara khusus diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP) yang tergabung dalam kelompok usaha ekonomi produktif.
Selain itu, penyaluran bantuan tidak hanya berhenti pada pemberian modal, tetapi juga dilengkapi dengan pendampingan dan pengawasan agar dana yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, S.Sos, M.Si, mengatakan penyerahan bantuan dilakukan di beberapa lokasi untuk menjangkau lebih banyak penerima.
Pihaknya juga telah melakukan verifikasi dan validasi data secara ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami akan melakukan pengawasan terhadap perkembangan usaha para penerima. Apabila progres usahanya baik, ke depan akan kami lakukan pembinaan lanjutan agar usaha mereka semakin berkembang,” ujar Mathius Pawara.
Ia menambahkan, bantuan ini bukan sekadar pemberian, melainkan investasi sosial untuk membangun kemandirian ekonomi jangka panjang.
Oleh karena itu, para penerima diharapkan dapat memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya dan mengelola usahanya dengan prinsip-prinsip kewirausahaan yang sehat.
“Kami berkomitmen untuk terus memonitor dan mengevaluasi program ini agar benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan taraf hidup masyarakat, khususnya warga asli Papua di ibukota Provinsi Papua ini,” ujar Mathius Pawara.
(La Ramah)











