Ringkasan Berita
• Hasil penilaian menjadi dasar perbaikan pembelajaran dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.
• Penginputan dan pengelolaan nilai Asesmen Tengah Semester (ASTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027.
• Meningkatkan kompetensi guru di bidang teknologi digital dan memperkuat keterampilan menggunakan E-Raport.
GURU di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, dilatih menggunakan aplikasi E-Raport.
Pelatihan yang berlangsung di ruang guru, Kamis, 8 Oktober 2026, untuk penginputan dan pengelolaan nilai Asesmen Tengah Semester (ASTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027.
Fokus kegiatan adalah meningkatkan kompetensi guru di bidang teknologi digital dan memperkuat keterampilan menggunakan E-Raport.
Materi pelatihan diantaranya penginputan nilai, pengelolaan nilai formatif dan sumatif, pemeriksaan kelengkapan data, dan penyimpanan dan pengolahan nilai secara sistematis.
Kepala SMP Negeri 9 Jayapura, Panjaitan, S.Pd.I., M.Pd, mengatakan agar administrasi penilaian menjadi lebih efektif, efisien, akurat, transparan, dan terdokumentasi rapi.
Selain itu, wujud kolaborasi dan komitmen seluruh guru dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui digitalisasi, sehingga pengolahan hasil belajar murid dapat terlaksana secara optimal.
“SMP Negeri 9 Jayapura berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, adaptif terhadap teknologi, dan berorientasi pada kemajuan murid, agar menghasilkan lulusan yang berkarakter, berbudaya, dan berprestasi,” ujar Panjaitan.
Selain itu, guru juga dituntut tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga mengelola administrasi penilaian secara modern dan akuntabel.
Penilaian tidak lagi sekadar memberi nilai, melainkan harus dirancang, dilaksanakan, dianalisis, dan dilaporkan secara sistematis dengan dukungan teknologi.
Sehingga, hasil penilaian benar-benar menjadi dasar perbaikan pembelajaran dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.
(La Ramah)











