Ringkasan Berita
• Menyamakan persepsi tentang tata cara baris-berbaris, pembinaan karakter generasi muda, kolaborasi pemerintah, sekolah, dan PPI.
• Perkuat ideologi Pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, membangun jiwa kepemimpinan, membentuk karakter peserta sebagai panutan di sekolah dan masyarakat.
• Latihan gabungan Paskibraka Kota Jayapura dimulai Oktober 2026 (digelar dua kali sebulan) hingga seleksi pada Februari 2027.
BADAN Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jayapura, Papua, melatih 937 pelajar SMP, SMA, dan SMK dalam latihan gabungan sebagai persiapan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2027.
Latihan dimulai Sabtu, 10 Oktober 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Jayapura (digelar dua kali sebulan) hingga seleksi pada Februari 2027.
Peserta adalah murid yang aktif mengikuti ekstrakurikuler Paskibra di sekolah masing-masing.

Latihan gabungan ini untuk menyamakan persepsi tentang tata cara baris-berbaris, memperkuat ideologi Pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta membangun jiwa kepemimpinan.
Program ini tidak hanya menekankan ketangkasan teknis pengibaran bendera, tetapi juga pembentukan karakter peserta sebagai panutan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Kami mempersiapkan bibit unggul yang layak mewakili Kota Jayapura pada seleksi tingkat kota, provinsi, bahkan nasional,” ujar Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa pada Kesbangpol Kota Jayapura, Dr. Nur Jaya, S.Pd., M.KP.
Paskibraka Kota Jayapura 2026 salah satunya adalah Neeltje Deliana Insjowi Werimon, terlihat hadir membersamai calon Paskibra sekolah, mendampingi PPI Kota Jayapura melatih calon Paskibra sekolah.
Kesempatan tersebut, Neeltje memotivasi peserta agar menjaga etika, disiplin, dan rasa hormat selama proses latihan.
Latihan bersama juga memberi kesempatan untuk memperbaiki teknik dan mental tampil di hadapan publik.
“Tugas seorang anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan bendera, tetapi menjadi teladan bagi murid lain di sekolah dan komunitas,” ujar Neeltje salah murid dari SMA Negeri 8 Kota Jayapura.
Neeltje yang sebelumnya dipercaya membawa baki pada ajang nasional, berharap para peserta berkiprah pada tingkat yang lebih tinggi.
Sekretaris Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Jayapura, Awantano, menekankan peran moral dan representatif para calon anggota Paskibraka.

Selain itu, peserta juga harus memahami pengibaran bendera adalah momen simbolik yang membutuhkan kedisiplinan dan penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Para peserta diharapkan menjadi panutan di sekolah, menunjukkan etika dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas,” ujar Awantano.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mewakili Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, mengapresiasi upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, sekolah, serta Purna Paskibraka dalam menyiapkan calon-calon unggul.
“Pemerintah daerah berharap pembinaan intensif ini akan menghasilkan delegasi Kota Jayapura yang disiplin, berwawasan kebangsaan, dan siap bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Majid.
(La Ramah)











