Asisten I Sekretariat Daerah Kota Jayapura Evert Nicolas Merauje, S.Sos., M.Si., menutup pelatihan SDM pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan menabuh Tifa, Sabtu, 8 Agustus 2026. (XTIFA/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Pelatihan SDM pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditutup pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Hotel Sagita Jayapura, setelah berlangsung 4 hari (5-8 Agustus) dengan peserta 78 pengurus.
• Penguatan modal internal (melalui simpanan anggota) dan kemitraan eksternal (pemerintah, swasta, lembaga keuangan) adalah kunci utama.
• Tujuan pelatihan pengurus KDKMP untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, dan keterampilan pengurus agar mampu mengelola koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.
PELATIHAN sumber daya manusia (SDM) bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi ditutup, Sabtu, 8 Agustus 2026 di Best Western Sagita Hotel Jayapura.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 5 s.d 8 Agustus 2026, diikuti 78 pengurus koperasi dari berbagai desa dan kelurahan di Kota Jayapura.
Asisten I Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, S.Sos., M.Si., menutup pelatihan mewakili Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Asisten I menekankan pentingnya penguatan modal internal dan kemitraan eksternal sebagai kunci keberhasilan pengelolaan koperasi.
“Dengan terlaksanakannya pelatihan ini, saya berharap agar semua peserta dapat membawa bekal pengetahuan sebagai dasar dalam melaksanakan pengelolaan koperasi. Pererat kesatuan antar anggota koperasi, perkuat struktur modal koperasi melalui simpanan anggota, dan terapkan transparansi dalam pengelolaan usaha koperasi,” ujar Asisten I.
Asisten I juga mendorong pengurus koperasi untuk aktif mencari sumber pembiayaan serta membangun kerja sama dengan pihak di luar koperasi.
Menurutnya, kerja sama intensif dengan lembaga pemerintah, pihak swasta, dan lembaga keuangan akan membuka akses sumber daya yang diperlukan untuk memperkuat usaha koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kota Jayapura sekaligus ketua panitia, Apriani Paskah, S.E., mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, wawasan, dan keterampilan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar dapat mengelola organisasi dan usaha secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Apriani merinci tujuan pelatihan, antara lain peningkatan kompetensi kelembagaan dan tata kelola, peningkatan kemampuan administrasi dan keuangan, penguasaan sistem digital seperti SIMKOPDES, serta kemampuan menyusun perencanaan usaha dan pelaporan yang akurat.
Selain itu, materi pelatihan yang diberikan mencakup regulasi dan arah kebijakan koperasi desa/kelurahan Merah Putih, kelembagaan dan tata kelola, identifikasi model bisnis berbasis potensi desa, strategi pembangunan kemitraan.
Serta, penyusunan proposal bisnis (pitch deck) dan mitigasi risiko, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi (RAPBK), manajemen pemasaran yang berkelanjutan, pembukuan dasar dan analisa laporan keuangan, serta pengawasan dan pemeriksaan koperasi.
Topik digitalisasi koperasi, termasuk pemanfaatan aplikasi KDKMP Mobile, SIMKOPDES, dan ODS, menjadi salah satu fokus penting untuk mendukung efisiensi operasional.
Narasumber, lanjut Apriani, pelatihan berasal dari berbagai institusi, seperti Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Provinsi Papua, Perum BULOG Wilayah Papua, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih, serta praktisi koperasi lokal di Kota Jayapura.
Menurutnya, kehadiran pembicara dari lintas sektor diharapkan memberi perspektif komprehensif bagi peserta dalam mengembangkan usaha koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Kami berharap agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat segera diterapkan dalam pengelolaan koperasi masing-masing, serta mendorong terwujudnya koperasi desa/kelurahan Merah Putih yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing,” ujar Apriani.
(La Ramah)











