Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M, berpose bersama panitia dan peserta prapemusatan calon Paskibraka Kota Jayapura 2026, Kamis, 9 Juli 2026. (XTIFA/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Persiapan untuk bertugas pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-80 pada 17 Agustus 2026.
• Tidak hanya latihan fisik (baris-berbaris), tetapi juga pembentukan mental, ketahanan psikis, serta penguatan wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila.
• Program ini menekankan pembentukan integritas, kedisiplinan, cinta tanah air, dan nilai-nilai keteladanan secara holistik.
SEBANYAK 37 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Jayapura memulai masa prapemusatan, Kamis, 9 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di @home Hotel Jayapura ini merupakan rangkaian awal persiapan intensif bagi para pemuda-pemudi terbaik, untuk bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang akan digelar pada 17 Agustus mendatang.
Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jayapura, Adam S. Rumbiak, S.PAK, mengatakan prapemusatan ini menjadi tahap penting dalam membentuk mental dan kapasitas para calon pengibar bendera, tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga ketahanan mental dan wawasan kebangsaan.
Dari total 37 peserta yang mengikuti seleksi dan pelatihan awal, terdapat komposisi yang menunjukkan keterwakilan dari berbagai tingkatan. Sebanyak 30 orang di antaranya merupakan calon Paskibraka tingkat Kota Jayapura, yang akan bertugas di tingkat kota.
Sementara itu, 6 orang lainnya terpilih untuk masuk dalam kontingen Paskibraka tingkat Provinsi Papua, dan 1 orang terbaik di antaranya berhasil menembus seleksi untuk menjadi calon Paskibraka tingkat nasional.
“Paskibraka bukan hanya mempersiapkan petugas untuk upacara, tetapi juga mempersiapkan generasi penerus yang memiliki integritas, disiplin, dan cinta tanah air. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujar Adam.
Plt. Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol, Dr. Nur Jaya, S.Pd., M.KP, menambahkan pembekalan yang diberikan bersifat holistik.
Para calon Paskibraka akan dibekali pemahaman mendalam tentang Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan, bukan sekadar latihan baris-berbaris agar matang secara mental dan spiritual, serta siap menghadapi tantangan ke depan.
Materi yang diberikan selama prapemusatan dirancang untuk membangun fondasi yang kuat bagi para calon Paskibraka, yang difokuskan pada penguatan ideologi bangsa, pembinaan karakter, serta penanaman nilai-nilai keteladanan.
Tujuannya agar mereka mampu menjadi teladan bagi masyarakat, terutama generasi muda, dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyebutkan program ini adalah bagian dari upaya pemerintah kota dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing, proses pembentukan karakter yang mendalam.
“Kami ingin mereka menjadi duta yang membawa semangat persatuan dan kesatuan. Melalui pembekalan ini, diharapkan terbentuk karakter yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan yang luas, dan kedewasaan dalam bersikap,” ujar Nur Jaya.
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M, berharap seluruh rangkaian prapemusatan hingga pemusatan, para peserta dapat mengasah tiga aspek utama, yaitu mental yang kuat dan pantang menyerah, wawasan kebangsaan yang mumpuni, serta integritas dan spiritualitas yang tinggi.
“Kehadiran kalian di sini adalah sebuah kebanggaan. Jaga kesehatan, jaga nama baik kota, dan tunjukkan bahwa generasi muda Jayapura siap menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter,” ujar Nur Jaya.
Ia juga berharap, setelah selesai bertugas, ilmu dan pengalaman menjadi anggota Paskibraka dapat menjadi bekal untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.
(La Ramah)











