Ringkasan Berita
• Meringankan beban biaya pendidikan dan memastikan kebutuhan belajar murid terpenuhi, untuk memotivasi dan prestasi belajar murid.
• Jumlah penerima sebanyak 613 murid asli Papua. Setiap murid menerima uang tunai Rp832.051. Total dana dicairkan mencapai Rp512.047.228, yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah melalui program Bosda, dikelola pihak sekolah.
• Perlunya sosialisasi terus-menerus tentang manfaat dan tata cara penggunaan Bosda, karena sebagian orang tua/wali belum sepenuhnya memahami mekanisme dan tujuan program.
SEKOLAH Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) kepada 613 murid asli Papua, yang duduk di kelas X, XI, dan XII.
Penyaluran yang berlangsung di aula sekolah dimaksudkan untuk meringankan beban biaya pendidikan dan memastikan kebutuhan belajar murid terpenuhi.
Setiap penerima mendapatkan uang tunai sebesar Rp832.051, sehingga total dana Bosda yang dicairkan mencapai Rp512.047.228.
Dana ini berasal dari anggaran pemerintah daerah melalui program Bosda, yang dikelola pihak sekolah untuk membantu pelajar tidak mampu dan mendukung keberlangsungan proses memuliakan murid.
“Kami bersyukur bantuan ini dapat tersalurkan kepada 613 murid asli Papua. Semoga dana ini dapat dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan sekolah dan kebutuhan pendukung belajar lainnya,” ujar Ketua Komite SMAN 4 Jayapura, Jefri Robaha, Senin, 5 Oktober 2026.

Jefri yang didampingi Sekretaris Komite, Verinandus Airi, S.IP, juga mengatakan pencairan Bosda ini merupakan langkah penting untuk membantu murid menghadapi kebutuhan belajar sehari-hari.
Diharapkan agar orang tua dan wali murid dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan bijak, karena sejumlah orang tua belum sepenuhnya memahami mekanisme dan tujuan BOSDA.
“Perlu upaya terus-menerus untuk menyosialisasikan manfaat dan tata cara penggunaan BOSDA supaya tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan,” ujar Jefri.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Kris Jeujanan, menegaskan komitmen sekolah untuk memastikan seluruh kebutuhan murid yang berkaitan dengan proses belajar dapat terpenuhi.
Menurut Kris, apabila murid memiliki perlengkapan dan dukungan yang memadai, mereka akan lebih termotivasi untuk belajar dan meningkatkan prestasi akademik.
“Kami akan terus mengawasi pemanfaatan dana ini agar tujuan pembelajaran tercapai,” ujar Kris.

Kepala SMAN 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd, mengapresiasi Pemerintah Kota Jayapura yang telah mengalokasikan dana Bosda untuk mendukung pendidikan murid.
“Penyaluran dana dilakukan dengan prosedur administrasi yang telah ditetapkan sekolah, termasuk verifikasi data penerima agar bantuan tepat sasaran,” ujar Widya.
Widya mengimbau pihak keluarga untuk aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah, terkait penggunaan dana.
(La Ramah)











