Gubernur Papua tekankan tata kelola gudang bencana yang tertib dan transparan

Rabu, 30 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yohanes Walilo, S.Sos., M.Si, menutup pelatihan manajemen pergudangan penanggulangan bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Papua, dengan menabuh Tifa, Rabu, 30 September 2026. (XTIFA/La Ramah)

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yohanes Walilo, S.Sos., M.Si, menutup pelatihan manajemen pergudangan penanggulangan bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Papua, dengan menabuh Tifa, Rabu, 30 September 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ringkasan Berita

• Pentingnya tata kelola gudang bencana yang tertib dan transparan untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah di Papua.

• BPBD Papua mendorong seluruh BPBD kabupaten/kota menyiapkan gudang sesuai standar, dengan sistem distribusi logistik yang lancar, mudah dikelola, dan tepat waktu.

• Pelatihan bertujuan memperkuat kemampuan pengelolaan logistik dan peralatan penanggulangan bencana.

 

ASISTEN I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua, Yohanes Walilo, S.Sos., M.Si, menegaskan pentingnya tata kelola gudang bencana yang tertib dan transparan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan daerah.

Pernyataan itu disampaikan mewakili Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri, S.I.K.,S.H.,M.H, saat menutup pelatihan manajemen pergudangan penanggulangan bencana, Rabu, 30 September 2026.

Menurut Yohanes, gudang bukan sekadar tempat menyimpan barang, tetapi bagian integral dari sistem pelayanan kemanusiaan.

“Pengelolaan yang baik harus mampu memastikan bantuan tepat jenis, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, tepat lokasi, dan tepat sasaran,” ujar Yohanes.

Baca Juga :  Tingkatkan kesiapsiagaan, BPBD Kota Jayapura libatkan tiga narasumber dalam sosialisasi Destana

Kepala BPBD Provinsi Papua, Dr. Robert Lukas Nadap Awi, ST., MT, mengatakan pemerintah provinsi mendorong agar seluruh BPBD kabupaten/kota menyiapkan gudang sesuai standar.

“Sistem distribusi logistik harus lancar, mudah dikelola, serta memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan tepat waktu,” ujar Dr. Robert.

Kepala BPBD Provinsi Papua, Dr. Robert Lukas Nadap Awi, ST., MT, mendampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yohanes Walilo, S.Sos., M.Si, berpose dengan peserta pelatihan manajemen pergudangan penanggulangan bencana, Rabu, 30 September 2026. (XTIFA/La Ramah)

Dr. Robert menjelaskan pelatihan manajemen pergudangan penanggulangan bencana menjawab tantangan khas Papua, seperti kondisi geografis yang sulit, keterbatasan akses transportasi, cuaca ekstrem, dan kebutuhan koordinasi lintas kabupaten/kota.

Pelatihan yang digelar di Grand Abe Hotel Jayapura, dari 28 s.d 30 September 2026, dan diikuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota se-Provinsi Papua dirancang untuk memperkuat kemampuan pengelolaan logistik dan peralatan penanggulangan bencana.

Baca Juga :  Wali Kota Jayapura minta percepatan pelayanan publik di Disdukcapil

Selain itu, materi pelatihan mencakup seluruh siklus manajemen pergudangan, seperti perencanaan kebutuhan, penerimaan dan pemeriksaan barang, penataan serta penyimpanan, pencatatan dan pengendalian persediaan, hingga pengeluaran, distribusi, dan pelaporan barang.

Peserta dilatih agar mampu menerapkan prosedur operasional dalam pekerjaan sehari-hari sehingga proses distribusi dapat berjalan cepat, tertib, transparan, dan dapat ditelusuri.

Peserta juga diberi pemahaman tentang pengembangan sistem pergudangan yang efektif, termasuk pentingnya standar teknis dan administratif.

“Salah satu fokus yang ditekankan adalah ketersediaan fasilitas gudang yang memenuhi standar SNI agar penyimpanan barang dan peralatan lebih terlindungi dan mudah dikelola,” ujar Dr. Robert.

Selain aspek teknis, lanjut Dr. Robert, pelatihan membahas mekanisme evaluasi dan tindak lanjut untuk memastikan manajemen pergudangan yang dipelajari dapat diimplementasikan dan siap digunakan saat terjadi darurat.

Evaluasi ini juga dimaksudkan untuk menilai kesiapan prosedur distribusi serta akuntabilitas bantuan kemanusiaan.

Para peserta diharapkan kembali ke daerah masing-masing dengan kemampuan praktis untuk memperbaiki sistem pergudangan dan memperkuat kesiapsiagaan komunitas.

“Pemerintah Provinsi Papua berharap respons penanggulangan bencana menjadi lebih cepat, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus memperlihatkan kehadiran negara dalam melindungi dan melayani masyarakat,” ujar Dr. Robert.

(La Ramah)

Berita Terkait

Kejari Jayapura sambut baik yustisi KTP-el dari Pemkot Jayapura
Dukcapil Jayapura luncurkan aplikasi Pace Mace Generasi V ABR bersamaan dengan operasi yustisi KTP-el
LT-II Kwarcab Kota Jayapura dorong lahirnya Pramuka berkarakter kuat dan berintegritas
LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter
PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional
5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP
Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM
PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:06

Kejari Jayapura sambut baik yustisi KTP-el dari Pemkot Jayapura

Senin, 2 November 2026 - 15:01

Dukcapil Jayapura luncurkan aplikasi Pace Mace Generasi V ABR bersamaan dengan operasi yustisi KTP-el

Minggu, 1 November 2026 - 19:58

LT-II Kwarcab Kota Jayapura dorong lahirnya Pramuka berkarakter kuat dan berintegritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:52

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Berita Terbaru

LT II Pramuka Muara Tami diikuti seluruh Gugus Depan di wilayah Kwartir Ranting Muara Tami pada upacara pembukaan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Muara Tami di SD Inpres 1 Koya Timur, Kota Jayapura, Kamis, 29 Oktober 2026. (XTIFA/Istimewa)

Ragam Berita

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:03

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mewakili Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, mencanangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional, dengan melepas balon gas di udara, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ragam Berita

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Okt 2026 - 19:52