Ringkasan Berita
• Mengevaluasi kinerja kepengurusan periode 2023–2026 serta memilih ketua dan pengurus baru masa bakti 2026–2029.
• Terbentuk kepengurusan yang memenuhi syarat administratif dan mampu menggerakkan kegiatan di tingkat gugus depan secara efektif.
• Peran Pramuka dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup bagi pelajar di Muara Tami semakin nyata dan berkelanjutan.
GERAKAN Pramuka Kwartir Ranting Muara Tami menggelar Musyawarah Ranting VI di aula MIN Kota Jayapura, Distrik Muara Tami, Jumat, 25 September 2026.
Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tiga tahun ini bertujuan mengevaluasi kinerja kepengurusan khususnya periode 2023–2026 serta memilih ketua dan pengurus baru untuk masa bakti 2026–2029.
Kegiatan dihadiri perwakilan dari 22 gugus depan yang tersebar di wilayah Muara Tami, mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.
Kepesertaan yang representatif tersebut dinilai penting untuk mendapatkan calon pengurus yang memahami kondisi lapangan dan kebutuhan pengembangan kepramukaan di tingkat ranting.
Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Muara Tami, Jermias Semra, S.Pd, menegaskan tujuan musyawarah kali ini adalah memilih pengurus yang berkualitas dan memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan program kepramukaan.
“Kita ingin memajukan Kwaran Muara Tami melalui kepengurusan yang profesional, bertanggung jawab, serta mampu menyusun dan melaksanakan program kerja yang konkret,” ujar Jermias.

Menurut Jermias, pengurus baru diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan rutin, tetapi juga mampu berinovasi untuk menarik minat generasi muda, menjaga kelangsungan program pembinaan karakter, serta mendukung seluruh kebijakan Kwartir Cabang Kota Jayapura.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pengurus ranting, gugus depan, orang tua, dan pihak sekolah untuk menciptakan ekosistem pembelajaran kepramukaan yang berkelanjutan.
Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Jayapura, Farit Rahman, S.Pd, mewakili Ketua Kwarcab, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, mengatakan mendukung proses musyawarah.
Farit yang juga menjabat Sekretaris Kwaran Muara Tami, mengingatkan agar proses evaluasi dilakukan secara transparan dan objektif, sehingga terpilih pengurus yang benar-benar berkapasitas.
“Kwartir Cabang akan memberikan pendampingan teknis dan sumber daya apabila diperlukan, agar program kerja ranting selaras dengan arah pembangunan kepramukaan di tingkat kota,” ujar Farit.

Farit menjelaskan agenda musyawarah meliputi paparan laporan pertanggungjawaban pengurus 2023–2026, diskusi program kerja, serta pemilihan dan pengesahan pengurus baru.
Selain itu, diadakan mekanisme pemungutan suara dan tatib musyawarah untuk memastikan proses berjalan tertib dan demokratis.
Sehingga, hasil musyawarah menghasilkan kepengurusan yang tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga mampu menggerakkan kegiatan di tingkat gugus depan secara efektif.
“Dengan terpilihnya pengurus berkualitas, diharapkan peran Pramuka dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup bagi pelajar di Muara Tami semakin nyata dan berkelanjutan,” ujar Farit.
(La Ramah)











