Pemkot Jayapura gelar bimtek CPIB Kapal untuk 66 nelayan OAP guna perkuat daya saing

Jumat, 16 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan OAP berpartisipasi dalam pelatihan penanganan ikan yang baik di atas kapal, Rabu, 14 Oktober 2026. (XTIFA/QB)

Nelayan OAP berpartisipasi dalam pelatihan penanganan ikan yang baik di atas kapal, Rabu, 14 Oktober 2026. (XTIFA/QB)

Ringkasan Berita

• Perkuat daya saing nelayan Orang Asli Papua (OAP) melalui Bimtek Sertifikasi Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) di Atas Kapal.

• Kota Jayapura memiliki komoditas unggulan tuna, tongkol, cakalang (TTC), namun nilai jualnya bergantung pada penanganan pasca-tangkap di atas kapal.

• Fokus CPIB Kapal adalah disiplin kebersihan kapal, sanitasi peralatan, pengendalian suhu rantai dingin, dan pembongkaran ikan secara higienis.

 

PEMERINTAH Kota Jayapura terus berkomitmen memperkuat daya saing nelayan Orang Asli Papua (OAP).

Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Sertifikasi Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) di Atas Kapal.

Kegiatan yang dibiayai menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 ini berlangsung selama dua hari, dari Rabu hingga Kamis, 14 s.d 15 Oktober 2026.

Sebanyak 66 nelayan OAP berpartisipasi dalam pelatihan ini. Mereka terdiri dari 43 nelayan asal Distrik Jayapura Utara dan 23 nelayan dari Distrik Jayapura Selatan.

Pelatihan dilaksanakan di dua lokasi strategis, yakni kawasan belakang Rusunawa Pasar Inpres Dok IX, Tanjung Ria, serta Hotel Ultima Entrop, Distrik Jayapura Selatan.

Baca Juga :  Coffee morning FKUB dan tokoh adat perkuat kerukunan dan dorong pertumbuhan ekonomi

Acara ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, S.ST.Pi., M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Jayapura.

Dalam arahannya, Matheys Sibi menekankan bahwa Kota Jayapura dianugerahi potensi komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi, seperti tuna, tongkol, dan cakalang (TTC).

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa nilai jual komoditas tersebut sangat bergantung pada proses penanganan pasca-tangkap di atas kapal, bukan sekadar jumlahnya.

“Keterlambatan pendinginan, kurangnya es, peralatan tidak bersih, dan penanganan tidak higienis akan mempercepat penurunan mutu. Karena itu CPIB di atas kapal sangat penting,” ujar Matheys.

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, S.ST.Pi., M.Si, berpose dengan peserta dan narasumber pada pelatihan penanganan ikan yang baik di atas kapal, Rabu, 14 Oktober 2026. (XTIFA/QB)

Melalui penerapan CPIB, para nelayan dilatih untuk disiplin menjaga kebersihan kapal, menerapkan sanitasi peralatan, mengendalikan suhu rantai dingin, hingga melakukan pembongkaran ikan secara higienis.

Upaya ini dilakukan agar kesegaran ikan tetap optimal sebelum didistribusikan ke pendaratan ikan, pedagang, maupun unit pengolahan.

Baca Juga :  25 pramusaji dari 10 Kampung di Kota Jayapura ikuti sertifikasi kompetensi

Penggunaan Dana Otsus dalam program ini memang sengaja diarahkan untuk menaikkan kompetensi masyarakat asli Papua di sektor hulu perikanan.

Harapannya, nelayan OAP konsisten menghasilkan bahan baku standar pasar sehingga pintu kemitraan usaha dengan pembeli skala besar dan Unit Pengolahan Ikan (UPI) terbuka lebar.

Selama pelatihan, para nelayan dibekali empat materi utama dari para instruktur kompeten asal Dinas Perikanan Kota Jayapura, Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon, serta Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan.

Materi antara lain kebijakan pembangunan perikanan tangkap Kota Jayapura, sanitasi dan higiene kapal perikanan, praktik rantai dingin dan penilaian mutu secara organoleptik, dan prosedur pengajuan serta pemeriksaan sertifikasi CPIB Kapal.

Pihak Dinas Perikanan menegaskan bahwa Bimtek ini merupakan langkah awal pengenalan dokumen dan mekanisme verifikasi lapangan, bukan pemberian sertifikat otomatis.

Penerbitan sertifikasi resmi nantinya memerlukan kesiapan sarana fisik serta konsistensi penerapan nyata dari para nelayan saat melaut.

Penerapan CPIB Kapal ini menjadi fondasi mutu di sektor hulu. Pemkot Jayapura berkomitmen akan melakukan pemetaan dan pendampingan lanjutan pasca-pelatihan agar pengetahuan para nelayan dapat diterapkan secara berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan mereka menembus pasar yang lebih luas hingga ke tingkat ekspor.

 

(QB)

Berita Terkait

LT-II Kwarcab Kota Jayapura dorong lahirnya Pramuka berkarakter kuat dan berintegritas
LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter
PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional
5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP
Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM
PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit
Wali Kota Jayapura rotasi pejabat OPD bersamaan dengan pelantikan Pj Sekda
Wali Kota Jayapura soroti kesenjangan realisasi fisik dan keuangan pada monitoring meja triwulan III

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:58

LT-II Kwarcab Kota Jayapura dorong lahirnya Pramuka berkarakter kuat dan berintegritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:52

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:50

5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:06

Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM

Berita Terbaru

LT II Pramuka Muara Tami diikuti seluruh Gugus Depan di wilayah Kwartir Ranting Muara Tami pada upacara pembukaan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Muara Tami di SD Inpres 1 Koya Timur, Kota Jayapura, Kamis, 29 Oktober 2026. (XTIFA/Istimewa)

Ragam Berita

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:03

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mewakili Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, mencanangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional, dengan melepas balon gas di udara, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ragam Berita

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Okt 2026 - 19:52