Festival Port Numbay 2026: Panggung tari adat, kuliner, dan UMKM

Selasa, 22 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, S.IP., M.Si bersama Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H. (XTIFA/Istimewa)

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, S.IP., M.Si bersama Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H. (XTIFA/Istimewa)

Ringkasan Berita

• Promosi adat istiadat 14 kampung di Kota Jayapura, panggung ekonomi kreatif lokal, pelestarian budaya.

• Pemberdayaan UMKM milik Orang Asli Papua (OAP).

• Dorong wisatawan, hiburan masyarakat Kota Jayapura, strategi kota sebagai destinasi wisata budaya.

 

PEMERINTAH Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata bersiap menggelar Festival Port Numbay (FPN) 2026 pada September mendatang.

Ajang budaya tahunan ini kembali menjadi magnet promosi adat istiadat 14 kampung di Kota Jayapura, sekaligus panggung potensi ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, S.IP., M.Si, mengatakan FPN 2026 akan difokuskan di kawasan Distrik Muara Tami.

Dua lokasi utama yang menjadi pertimbangan adalah Pantai Pasir 2 Holtekamp dan Venue Dayung di Pantai Holtekamp. Pemilihan dua lokasi ini sejalan dengan program pengembangan destinasi pariwisata Kota Jayapura 2026 yang menitikberatkan pada wilayah perbatasan.

Baca Juga :  5 OPD bakal dimekarkan dalam penetapan 8 Raperda non-APBD Pemkot Jayapura

“Festival Port Numbay kami gelar setiap tahun untuk melibatkan 14 kampung. Di FPN ini, seni pertunjukan, kuliner, serta kriya hasil olahan tradisional dapat ditampilkan. Hal ini mampu mengangkat potensi masyarakat kampung dari sektor ekonomi kreatif,” ujar Richard dalam rilisnya di Jayapura, Selasa, 21 April 2026.

Menurut Richard, festival ini bukan hanya soal pelestarian budaya, tapi juga pemberdayaan ekonomi. FPN 2026 masih akan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya milik Orang Asli Papua (OAP).

Pengunjung bisa menikmati ragam produk seperti anyaman tradisional, makanan khas kampung, hingga pertunjukan tari perang dan tarian adat yang autentik dari kampung-kampung seperti Kayo Batu, Kayo Pulau, dan lainnya.

Sebagai pembanding, FPN 2025 digelar di Kampung Kayo Batu dan Pantai Base-G dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Tahun ini, durasi acara direncanakan lebih panjang menjadi empat hari berturut-turut.

Baca Juga :  Wali Kota Jayapura lepas 103 jemaah umroh, 16 orang didanai pemkot

“Kami harapkan FPN 2026 menjadi sara hiburan bagi masyarakat se-Kota Jayapura, sekaligus mendorong wisatawan datang ke Muara Tami yang punya potensi pantai indah dan budaya kaya,” ujar Richard.

Richard menambahkan persiapan sudah dimulai sejak awal tahun. Kolaborasi dengan pemerintah distrik dan tokoh adat terus digencarkan.

“Target pengunjung mencapai ribuan orang, termasuk dari provinsi tetangga. Ini bagian dari strategi Kota Jayapura sebagai kota destinasi wisata budaya terdepan di Papua,” ujar Richard.

Selain itu, festival ini juga selaras dengan visi Pemkot Jayapura dalam mengintegrasikan pariwisata berkelanjutan. Muara Tami, sebagai gerbang perbatasan Indonesia-Papua Nugini, kini dipoles menjadi kawasan wisata prioritas.

Pantai Holtekamp dengan pasir putihnya dan venue dayung yang luas diharapkan menampung ribuan pengunjung tanpa mengganggu ekosistem lokal, dengan harapan FPN 2026 tak hanya promosikan budaya, tapi juga dorong inklusi ekonomi OAP.

(La Ramah/Andris)

Berita Terkait

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter
PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional
5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP
Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM
PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit
Wali Kota Jayapura rotasi pejabat OPD bersamaan dengan pelantikan Pj Sekda
Wali Kota Jayapura soroti kesenjangan realisasi fisik dan keuangan pada monitoring meja triwulan III
SMPN 2 Jayapura tanamkan cinta budaya dan bangsa lewat peringatan Sumpah Pemuda

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:52

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:50

5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:06

Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:26

PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit

Berita Terbaru

LT II Pramuka Muara Tami diikuti seluruh Gugus Depan di wilayah Kwartir Ranting Muara Tami pada upacara pembukaan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Muara Tami di SD Inpres 1 Koya Timur, Kota Jayapura, Kamis, 29 Oktober 2026. (XTIFA/Istimewa)

Ragam Berita

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:03

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mewakili Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, mencanangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional, dengan melepas balon gas di udara, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ragam Berita

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Okt 2026 - 19:52