Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Jayapura, Kak Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, pada penerimaan tamu ambalan (PTA) gugus depan SIPAMAR (Silas Papare-Maria Walanda Maramis) SMA Negeri 4 Jayapura, Jumat, 31 Juli 2026. (XTIFA/Istimewa)
Ringkasan Berita
• Memperkenalkan kehidupan kepramukaan serta menanamkan nilai karakter, disiplin, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
• Rangkaian kegiatan meliputi pengenalan sejarah dan tata tertib pramuka, PBB, latihan kepemimpinan, praktik gotong royong, serta sesi nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, dan peran pemuda di Papua.
• 614 murid kelas X SMAN 4 Jayapura dikukuhkan sebagai anggota pramuka melalui kegiatan penerimaan tamu ambalan gugus depan SIPAMAR (Silas Papare-Maria Walanda Maramis).
SEBANYAK 614 murid kelas X SMAN 4 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, dikukuhkan sebagai anggota pramuka melalui kegiatan penerimaan tamu ambalan (PTA) gugus depan SIPAMAR (Silas Papare-Maria Walanda Maramis).
Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah, Jumat, 31 Juli 2026, untuk memperkenalkan kehidupan kepramukaan sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Berdasarkan rilis SMAN 4 Jayapura, pembukaan dilakukan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jayapura, Kak Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, didampingi Wakil Ketua Kwarcab, Anggoro Subiakto, S.Pd.
Hadir juga Kamabigus SMAN 4 Jayapura sekaligus kepala sekolah, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd, dewan guru, serta para pembina pramuka.
Rangkaian kegiatan PTA mencakup pengenalan sejarah dan tata tertib kepramukaan, pelatihan dasar baris-berbaris, latihan kepemimpinan sederhana, serta kegiatan praktik yang menanamkan jiwa gotong royong dan tanggung jawab.
Selama kegiatan, para peserta juga mengikuti sesi pembelajaran tentang nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, serta peran generasi muda dalam pembangunan daerah, khususnya di Papua.
Kesempatan tersebut, Ketua Kwarcab Kota Jayapura, Kak Rocky memotivasi peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.
Kak Rocky menegaskan, pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah penting untuk membentuk karakter generasi muda.
“Pramuka melatih kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, dan semangat gotong royong. Jadikan kesempatan ini untuk terus berkarya, berprestasi, dan mencintai tanah air,” ujar Kak Rocky.
Kamabigus SMAN 4 Jayapura sekaligus kepala sekolah, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi dukungan Kwartir Cabang, jajaran pembina, serta panitia penyelenggara.
Ia berharap melalui PTA SIPAMAR, murid kelas X mampu menghayati nilai-nilai satya dan darma pramuka sehingga menjadi pribadi yang berintegritas dan berkarakter, serta menciptakan budaya sekolah aman dan nyaman yang lebih harmonis dan produktif.
“Kami berharap para peserta menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Nilai-nilai kepramukaan harus menjadi bekal untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujar Kak Widya.
Kak Widya juga mengatakan, pembinaan tidak berhenti setelah kegiatan ini. Namun, akan terus mengikutsertakan para murid dalam kegiatan berkala yang menguatkan kemampuan hidup, keterampilan sosial, dan kepemimpinan mereka.
Sehingga, membentuk generasi pramuka yang tangguh, berakhlak mulia, cinta tanah air, dan menghasilkan kader muda yang siap mengabdi bagi kemajuan Papua dan Indonesia.
(La Ramah)











