VANUATU, negara kepulauan di Pasifik Selatan, awalnya dihuni penutur bahasa Austronesia sekitar 4000 tahun lalu. Pada 1605, penjelajah Portugis, Pedro Fernández de Quirós, menjadi orang Eropa pertama yang tiba. Kemudian, Kapten James Cook dari Inggris mengunjungi kepulauan ini pada 1772-1775 dan menamakannya New Hebrides.
Vanuatu sempat mengalami praktik “black birding”, di mana banyak penduduk pria dipekerjakan sebagai kontrak di Australia. Para misionaris dan pemukim Eropa juga datang, mendirikan perkebunan kapas, kopi, kakao, pisang, dan kelapa.
Pada 1887, komisi angkatan laut Prancis-Inggris dibentuk, lalu disusul pembentukan Kondominium Anglo-Prancis pada 1906. Sistem pemerintahan unik ini memiliki dua kekuasaan terpisah, dengan warga Melanesia tidak bisa memperoleh kewarganegaraan. Vanuatu akhirnya merdeka dari Inggris dan Prancis pada 30 Juli 1980.











