Papua Montessori Academy wisuda 13 murid, Founder: Bebas pilih materi, utamakan karakter

Sabtu, 13 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Founder Papua Montessori Academy, Lydia Agustin, S.A.B., M.Pd., Dipl.Mont, menyampaikan sambutan pada acara wisuda murid TK Tahun Pelajaran 2025/2026, Sabtu, 13 Juni 2026. (XTIFA/ La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Kelulusan 13 murid TK Papua Montessori Academy (PMA) menamatkan masa belajar Tahun Pelajaran 2025/2026.

• Ekspansi cabang baru di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, untuk menjangkau lebih banyak anak di Tanah Papua.

• Fokus pada pembentukan karakter (character building), kemandirian, dan rasa percaya diri, bukan sekadar calistung.

 

SEBANYAK 13 murid Taman Kanak-Kanak (TK) dari Papua Montessori Academy (PMA) menamatkan masa belajar mereka dalam acara penamatan Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Mercure Hotel Jayapura, Sabtu, 13 Juni 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung orang tua serta para murid. Selain prosesi wisuda sederhana, panitia juga menampilkan pameran karya anak selama dua tahun mereka belajar di Papua Montessori Academy.

Beragam hasil kreasi dan proyek anak-anak ditampilkan, salah satunya membawakan alat musik angklung didampingi guru secara bersama-sama, sehingga menyuguhkan harmoni khas Nusantara.

Founder Papua Montessori Academy, Lydia Agustin, S.A.B., M.Pd., Dipl.Mont, menjelaskan keunggulan utama PMA terletak pada metode pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada murid untuk memilih sendiri materi yang ingin dipelajari.

Menurutnya, pendekatan Montessori tidak sekadar mengedepankan aspek akademik, namun lebih pada pembentukan karakter (character building) anak sejak usia dini.

Baca Juga :  Video: 40 pengurus ABKIN Papua periode 2026-2029 dilantik

“Kami membebaskan anak memilih materi sesuai minatnya, karena setiap anak memiliki ritme belajar berbeda. Di sini, kami fokus membangun karakter, kemandirian, dan rasa percaya diri. Bukan hanya sekadar pintar membaca atau berhitung,” ujar Lydia.

Lebih lanjut, Lydia mengungkapkan PMA terus melakukan ekspansi untuk menjangkau lebih banyak anak di Tanah Papua, dengan membuka cabang baru di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami.

“Harapan kami, dengan adanya cabang baru di Holtekam, semakin banyak murid yang bisa merasakan pendidikan berkualitas ala Papua Montessori Academy. Kami ingin anak-anak Papua tumbuh menjadi pribadi yang merdeka, kreatif, dan berkarakter kuat,” ujar Lydia.

Lydia menambahkan, keunggulan Papua Montessori Akademy adalah metode Montessori berstandar internasional, yakni pembelajaran berpusat pada anak dan berbasis aktivitas langsung (learning by doing) untuk mengembangkan kemandirian, kreativitas, konsentrasi, serta fondasi kognitif, emosional, dan sosial.

Selain aspek akademik, sekolah sangat menekankan pembentukan soft skills dan akhlak mulia, memadukan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) dengan pembangunan karakter yang kuat.

Mengintegrasikan prinsip Montessori dengan beragam area pembelajaran (sensori, bahasa, seni, dll), menawarkan program Toddler (1,5-2 tahun), Non formal (2-4 tahun), dan TK Montessori (4-7 tahun), serta tersedia pilihan nonformal (90 menit/10x sebulan) dan formal (3,5 jam/hari, Senin-Jumat).

Baca Juga :  BPKAD Kota Jayapura targetkan data realistis demi optimalisasi BMD di sensus aset daerah

Serta, ruang kelas dan area dapur khusus untuk menunjang pembelajaran life skill yang kontekstual, guru-guru yang berpengalaman dan memiliki kompetensi khusus di bidang Montessori sebagai fasilitator yang membimbing, bukan sekadar mengajar.

“Kami menargetkan murid untuk siap secara holistik (akademik, fokus, dan mandiri) saat memasuki jenjang SD, serta menjadi katalis peningkatan mutu pendidikan usia dini di Kota Jayapura,” ujar Lydia.

Kepala Sekolah PMA, Merrsi Natalia Lilling, menegaskan komitmen sekolah untuk terus maju dan berkembang, terutama dalam memajukan pendidikan anak-anak di Papua. Ia menyebutkan, apresiasi orang tua menjadi energi utama bagi PMA untuk berinovasi.

“Kami melihat antusiasme luar biasa dari para orang tua. Ini bukti bahwa kepercayaan kepada PMA semakin besar. Kami akan terus berbenah agar anak-anak Papua mendapat layanan pendidikan terbaik,” ujar Merrsi

Salah satu orang tua murid, Frans Pekey, mengaku bersyukur karena selama dua tahun anaknya bersekolah di PMA. Ia melihat perubahan signifikan dalam hal kemandirian dan keberanian berpendapat.

“Harapan saya, semoga Papua Montessori Academy semakin maju dan bisa hadir di lebih banyak tempat. Anak saya sekarang jauh lebih percaya diri dan suka belajar. Metode ini benar-benar berbeda dan sangat cocok untuk anak-anak,” ujar Frans.

(ldr)

Berita Terkait

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter
PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional
5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP
Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM
PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit
Wali Kota Jayapura rotasi pejabat OPD bersamaan dengan pelantikan Pj Sekda
Wali Kota Jayapura soroti kesenjangan realisasi fisik dan keuangan pada monitoring meja triwulan III
SMPN 2 Jayapura tanamkan cinta budaya dan bangsa lewat peringatan Sumpah Pemuda

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:52

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:50

5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:06

Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:26

PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit

Berita Terbaru

LT II Pramuka Muara Tami diikuti seluruh Gugus Depan di wilayah Kwartir Ranting Muara Tami pada upacara pembukaan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Muara Tami di SD Inpres 1 Koya Timur, Kota Jayapura, Kamis, 29 Oktober 2026. (XTIFA/Istimewa)

Ragam Berita

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:03

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mewakili Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, mencanangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional, dengan melepas balon gas di udara, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ragam Berita

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Okt 2026 - 19:52