Ringkasan Berita
• Peresmian mencakup pembangunan gedung baru lantai dua SD Islam Modern Al Amin dan revitalisasi fasilitas TK Al Amin Koya Barat.
• Komitmen memajukan pendidikan di Tanah Papua.
• Fasilitas baru diharapkan membuat sekolah lebih menyenangkan, inklusif, serta mengembangkan potensi, kreativitas, dan karakter anak.
PEMERINTAH bersama Yayasan Pendidikan Islam (Yapis), meresmikan gedung baru TK Al Amin dan lantai dua SD Islam Modern Al Amin di Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu, 21 Oktober 2026.
Peresmian yang dihadiri guru, orang tua murid, dan keluarga besar Yapis mencakup pembangunan gedung baru lantai dua SD Islam Modern Al Amin serta revitalisasi fasilitas TK Al Amin.
Pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan, menyalurkan dana APBN 2026 untuk rehab atap, plafon, lantai pada bangunan yang ada.

Sementara Yapis menanggung pekerjaan struktural seperti fondasi dan tembok, serta penyelesaian interior.
Pekerjaan revitalisasi berlangsung selama 150 hari kalender sesuai jadwal pelaksanaan.
Seluruh proyek dikelola oleh panitia pembangunan, dan diawasi oleh pihak sekolah dan yayasan untuk memastikan mutu dan waktu pelaksanaan.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Cabang Kota Jayapura, Drs. Hadiana, M.M, menegaskan komitmen yayasan untuk memajukan pendidikan khususnya di Tanah Papua.
“Kami berharap fasilitas baru membuat sekolah lebih menyenangkan, inklusif, dan mampu mengembangkan potensi, kreativitas, serta karakter anak,” ujar Hadiana.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, mengatakan fasilitas baru memastikan ruang kelas yang aman, nyaman, dan ramah anak sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermutu.
Upaya ini juga diarahkan pada peningkatan kompetensi guru, pengembangan numerasi dan literasi, serta pembentukan karakter melalui nilai disiplin, moral, keagamaan, kemandirian, dan kepedulian sosial.
“Harapannya gedung ini menjadi representasi pembelajaran yang baik bagi guru dan murid serta ditunjang dengan kedisiplinan dan toleransi,” ujar Rocky.

Ketua Umum Yapis Pusat di Tanah Papua, DR. Drs. H. Muhammad Musa’ad, M.Si, mengatakan pembangunan dan revitalisasi ini bertujuan meningkatkan layanan pendidikan berkualitas bagi anak-anak di Koya Barat.
Sekaligus menandai keberlanjutan program revitalisasi dan pembangunan fasilitas pendidikan untuk meningkatkan layanan dan mutu pembelajaran di Tanah Papua.
“Akses pendidikan berkualitas diharapkan meningkat dan memberi dorongan bagi pembangunan sumber daya manusia di Papua,” ujar Musa’ad.
Musa’ad juga menginstruksikan penguatan rasa kebangsaan di sekolah dengan mewajibkan menyanyikan lagu Indonesia, sebelum pembelajaran atau kegiatan seremonial.
Serta, jeda mendengarkan lagu pada jam 10 pagi setiap hari. Langkah ini dimaksudkan menumbuhkan cinta tanah air dan menjaga kekompakan.
(La Ramah)











