Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd., mendampingi Pansus DPRK Kota Jayapura dalam rangka monitoring pemanfaatan dana Otsus untuk sektor pendidikan, Senin, 27 Juli 2026. (XTIFA/Istimewa)
Ringkasan Berita
• Mengawasi pemanfaatan dana Otsus di sektor pendidikan, khususnya bantuan pendidikan dan penyediaan biaya bagi murid Orang Asli Papua (OAP) serta peningkatan mutu layanan pendidikan.
• Pansus Otsus DPRK Kota Jayapura mengapresiasi keterbukaan dan akuntabilitas SMAN 4 Jayapura dalam pelaporan.
• Murid diminta memanfaatkan Otsus sebagai bekal meraih cita-cita dan menjadi generasi Papua yang berprestasi serta membawa perubahan positif pada kemajuan daerah.
PANITIA Khusus (Pansus) Otonomi Khusus (Otsus) DPRK Kota Jayapura, Papua, kunjungan kerja ke SMA Negeri 4 Jayapura, Senin, 27 Juli 2026, dalam rangka monitoring pemanfaatan dana Otsus untuk sektor pendidikan.
Kunjungan itu difokuskan pada bantuan pendidikan dan penyediaan biaya bagi murid Orang Asli Papua (OAP), serta upaya peningkatan mutu layanan pendidikan di sekolah tersebut.
Berdasarkan rilis SMAN 4 Jayapura, Selasa, 28 Juli 2026, rombongan Pansus yang dipimpin Christa V. Urbinas, S.IP., M.Si, tiba di sekolah dan membuka kegiatan dengan pertemuan bersama kepala sekolah serta jajaran manajemen sekolah.
Dalam pertemuan tertutup, pihak sekolah memaparkan data lengkap khususnya mengenai murid penerima manfaat dana Otsus, mekanisme penyaluran bantuan serta program-program yang telah dan sedang dijalankan untuk mendukung murid OAP.
Pemaparan mencakup jumlah penerima, kategori bantuan, proses verifikasi penerima, dan langkah-langkah pembinaan akademik serta nonakademik yang menyertai penyaluran dana.
Kesempatan tersebut, anggota Pansus mengapresiasi keterbukaan dan akuntabilitas pihak sekolah dalam menyajikan data serta laporan pelaksanaan program.
Mereka menekankan pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran dalam penggunaan dana Otsus, agar manfaatnya dirasakan langsung oleh murid yang membutuhkan.
“Pengelolaan yang baik dan akuntabel akan menjamin program berjalan berkelanjutan dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sini,” ujar salah satu anggota Pansus.
Selain mengecek aspek administrasi dan program, kunjungan Pansus juga dimaksudkan untuk melihat kondisi proses memuliakan murid secara langsung.
Delegasi Pansus berkesempatan mengunjungi beberapa ruang belajar kelas X dan XI, bertemu dengan guru serta melihat lingkungan belajar para murid.
Anggota Pansus menyapa dan berdialog singkat dengan murid, menyimak keluh-kesah, harapan serta kebutuhan yang dirasakan di lapangan.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, sekitar 100 murid Orang Asli Papua menerima sesi motivasi langsung dari anggota Pansus Otsus.
Mereka mengajak para murid untuk terus giat belajar, menjaga disiplin, dan membangun karakter yang kuat.
Mereka juga menekankan pentingnya memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan melalui program Otsus sebagai bekal mewujudkan cita-cita dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Jadilah generasi Papua yang berprestasi, berintegritas, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujar salah satu anggota Pansus.
Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd., menyambut baik perhatian dan dukungan dari Pansus Otsus DPRK Kota Jayapura kemajuan generasi muda.
Ia mengakui dukungan dana dan program pembinaan sangat berarti bagi upaya sekolah dalam menciptakan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas, khususnya bagi murid OAP yang membutuhkan pendampingan ekstra.
“Kunjungan ini menjadi pemicu untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan akses dan mutu pendidikan di Papua,” ujar Widya.
Widya menambahkan, Pansus juga menegaskan akan menindaklanjuti temuan lapangan dan tetap memonitoring pelaksanaan program secara berkala.
Sehingga, alokasi Dana Otsus benar-benar tepat guna dan berdampak nyata dalam meningkatkan prestasi serta kesejahteraan murid di Kota Jayapura.
(La Ramah)











