Sinergi Dinkes, Komunitas, dan Jurnalis: Menuju Kota Jayapura ramah kelompok rentan HIV-TB

Jumat, 12 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, M.M bersama narasumber dan peserta sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS dan Tuberkulosis (TB), Jumat, 12 Juni 2026. (XTIFA/Istimewa)

 

Ringkasan Berita

• Memperkuat kapasitas media dalam menyebarkan edukasi yang tepat serta menekan stigma dan diskriminasi di masyarakat.

• Kota Jayapura menempati urutan pertama kasus HIV AIDS di Provinsi Papua. Trimester I 2026 kumulatif kasus mencapai 11.235 (meningkat dari 10.946 kasus pada akhir 2025).

• Data kasus Tuberkulosis tahun 2025 sebanyak 3.007 kasus. Periode Januari s.d Mei 2026 sudah ditemukan 932 kasus baru TB.

 

DINAS Kesehatan Kota Jayapura menggandeng para jurnalis serta komunitas peduli dalam sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS dan Tuberkulosis (TB). Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pemaparan materi serta diskusi interaktif.

Berlangsung di Grand Abe Hotel Jayapura, Jumat, 12 Juni 2026, kegiatan ini digelar memperkuat kapasitas media dalam menyebarkan edukasi yang tepat serta menekan angka stigma dan diskriminasi di masyarakat.

Sejumlah narasumber turut hadir, antara lain dr. Helena Picarima dari Dinkes Kota Jayapura yang mengupas tuntas informasi dasar HIV dan AIDS serta dr. Victor M., Sp.P yang mengulas materi seputar penanganan Tuberkulosis.

Baca Juga :  Video: Hari baru yang aman dan nyaman: Ratusan murid baru SMAN 4 Jayapura Ikuti MPLS 2026

Tak ketinggalan, perwakilan jurnalis Paul Tambunan dari Tribun Papua juga berbagi pengalaman dalam pemberitaan isu kesehatan masyarakat. Sosialisasi ini juga melibatkan peran aktif berbagai komunitas, seperti Komunitas Rojali, Pelangi, IWAJA, serta LSM dan mahasiswa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, M.M, dalam rilisnya menegaskan kolaborasi dengan media sangat penting mengingat penyebaran kedua penyakit ini masih menjadi tantangan serius di Kota Jayapura.

Ia juga mengatakan, data Dinas Kesehatan menunjukkan Kota Jayapura menempati urutan pertama kasus HIV AIDS di Provinsi Papua. Hingga trimester pertama tahun 2026, jumlah kumulatif kasus HIV AIDS di kota ini melonjak mencapai 11.235 kasus.

Kasus ini meningkat dari total 10.946 kasus pada akhir tahun 2025. Sementara Tuberkulosis sepanjang tahun 2025 tercatat 3.007 kasus. Tren penularan terus diwaspadai seiring ditemukannya 932 kasus baru TB dalam periode Januari hingga Mei 2026.

“Pentingnya kolaborasi bersama media, terlebih situasi penyebaran kedua penyakit ini masih menjadi tantangan serius di Kota Jayapura,” ujar drg. Juliana.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Jayapura, Ns. Yusnita Pabeno, S.Kep., M.Kep, menjelaskan HIV AIDS dan bakteri Tuberkulosis merupakan kombinasi infeksi yang saling memperparah penurunan sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga berisiko tinggi meningkatkan angka kesakitan hingga kematian.

Baca Juga :  Pemkot Jayapura serahkan 27 lulusan Sekolah GenIUS kepada orang tua

Menurutnya, selain penanganan medis, hambatan terbesar di lapangan adalah kuatnya stigma sosial bagi Orang Dengan HIV AIDS (ODHIV) maupun penderita TB.

“Salah satu langkah strategis untuk memutus rantai penularan dan hambatan sosial ini adalah menyebarluaskan informasi yang benar secara terus-menerus. Media massa adalah wadah paling efektif karena jangkauannya yang luas ke seluruh lapisan masyarakat,” ujar Yusnita.

Ia menambahkan, Dinkes Kota Jayapura berharap melalui sosialisasi ini, para jurnalis mendapatkan informasi dasar yang akurat tentang HIV AIDS dan TBC, termasuk menyamakan persepsi, agar berita yang diproduksi bisa lebih inklusif, suportif, dan penuh empati.

“Dengan berita yang mengedukasi, diharapkan dapat mengajak masyarakat agar tidak takut melakukan tes kesehatan secara sukarela dan mencari pengobatan medis sejak dini,” ujar Yusnita.

Yusnita menambahkan, kelompok rentan berharap keterlibatan aktif jurnalis dalam memberikan perspektif nyata mengenai gerakan penanggulangan HIV AIDS dan TBC dapat mengedukasi masyarakat secara luas.

“Jurnalis di Kota Jayapura bisa menjadi percontohan untuk jurnalis ramah kelompok rentan HIV-TB, sekaligus menekan angka penularan melalui pemberitaan yang edukatif dan berempati,” ujar Yusnita mewakili harapan kelompok rentan yang ikut dalam sosialisasi tersebut.

(ldr)

Berita Terkait

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter
PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional
5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP
Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM
PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit
Wali Kota Jayapura rotasi pejabat OPD bersamaan dengan pelantikan Pj Sekda
Wali Kota Jayapura soroti kesenjangan realisasi fisik dan keuangan pada monitoring meja triwulan III
SMPN 2 Jayapura tanamkan cinta budaya dan bangsa lewat peringatan Sumpah Pemuda

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:52

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:50

5 distrik di Kota Jayapura teken komitmen perkuat Posyandu ILP

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:06

Dinkes Kota Jayapura perkuat layanan Posyandu melalui komitmen 6 SPM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:26

PKBM ’Aisyiyah Surya Gemilang dorong SDM produktif lewat pelatihan menjahit

Berita Terbaru

LT II Pramuka Muara Tami diikuti seluruh Gugus Depan di wilayah Kwartir Ranting Muara Tami pada upacara pembukaan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Muara Tami di SD Inpres 1 Koya Timur, Kota Jayapura, Kamis, 29 Oktober 2026. (XTIFA/Istimewa)

Ragam Berita

LT II Pramuka Muara Tami fokus bentuk karakter

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:03

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mewakili Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H, mencanangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional, dengan melepas balon gas di udara, Sabtu, 31 Oktober 2026. (XTIFA/La Ramah)

Ragam Berita

PGRI Kota Jayapura canangkan HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 31 Okt 2026 - 19:52